Wednesday, December 11, 2013

SCC Dusun Mepaepae - Penyuluhan Pencegahan Demam Berdarah RT 012 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan

Pada tanggal 9 Desember 2013, bertempat di rumah Ibu RT 01/RW 012 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, tim dusun Mepaepae melakukan Penyuluhan Pencegahan Demam Berdarah dalam rangka kegiatan Social Creative Competition peserta calon penerima beasiswa LPDP angkatan 8.

Acara tersebut dihadiri oleh ibu-ibu kader Posyandu dan juga warga di sekitar RW 012. Berikut adalah daftar nama kader Posyandu yang diharapkan akan menyebarkan kesadaran akan bahaya Demam Berdarah dan cara-cara pencegahannya:
  1. Ibu Siti Rahayu (50 tahun) 
  2. Ibu Cipto (58 tahun) 
  3. Ibu Kristina (42 tahun) 
  4. Ibu Sumenah (51 tahun) 
  5. Ibu Suminar (29 tahun) 
Semoga acara ini bermanfaat bagi warga RW 012 dan menjadi percontohan untuk warga lainnya di seluruh Indonesia. Amin.

Monday, December 9, 2013

Pencegahan Demam Berdarah


Preventif adalah lebih baik dari pada kuratif, untuk itu berikut adalah beberapa tindakan pencegahan demam berdarah :
  1. Selalu mengubur/menutup/membalikkan wadah yang dapat menampung air/tidak dipakai
  2. Selalu menguras tempat penampungan air setiap minggu
  3. Menabur bubuk abete pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras (10 gram untuk 100 liter air)
  4. Mengenakan pakaian yang sebanyak mungkin menutup bagian tubuh
  5. Menggunakan anti nyamuk pada bagian tubuh yang tidak tertutup
  6. Menggunakan kelambu saat tidur
  7. Memastikan cahaya matahari dapat memasuki rumah (rumah tidak gelap) 
  8. Memasang kasa penutup pada jendela dan pintu       





 

Pengobatan Demam Berdarah

Berikut ada cara-cara yang bisa dilakukan apabila seseorang diindikasikan mengalami penyakit demam berdarah :
  1. Tidak ada yang spesifik
  2. Memakan parasetamol jika demam dirasa mengganggu
  3. Jangan memakan aspirin / salisilatuntuk menurunkan demam
  4. Jangan meminum obat nyeri
  5. Pergi ke dokter jika demam tidak turun setelah tiga hari dan ada tanda perdarahan / syok


Siklus Penyakit Demam Berdarah


  1. Seseorang tergigit nyamuk yang memiliki virus demam berdarah dalam ludahnya
  2. Demam tinggi (di atas 38 C) 3-14 hari kemudian
  3. Nyeri kepala depan atau nyeri belakang mata
  4. Pegal-pegal
  5. Kebanyakan kasus demam berdarah tidak bergejala atau bergejala minimal, terutama pada anak-anak dan orang-orang yang belum pernah terinfeksi demam berdarah sebelumnya. Bila bergejala, biasanya infeksi kedua
  6. Pada sedikit kasus, demam berkembang menjadi demam berdarah. Jika lebih berat lagi, dapat mematikan.
  7. Pada saat demam mulai berhenti (3-7 hari setelah awal timbul gejala):
o   Nyeri perut hebat
o   Muntah terus-menerus
o   Tanda perdarahan
o   Tanda syok dan perubahan status mental

Demam Berdarah dapat dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium. Permeabilitas vaskuler meningkat disertai penurunan jumlah keping darah.

Saat ini yang paling sering terjadi: ringan 


  • Harus diinduksi dengan tes torniket 
  • Timbul bintik perdarahan di kulit 
  • Gusi berdarah 
  • Mimisan · 
Jika lebih berat:
- Perdarahan saluran kelamin (wanita)
- Perdarahan saluran cerna (muntah & bercak darah)




Sejarah dan Apa itu Demam Berdarah?

Kejadian Demam Berdarah pertama kali dilaporkan di Jakarta & Surabaya (1968). Pada tahun 2010, telah tersebar di 33 propinsi, 440 kabupaten & kota. Sekitar 66 orang dari tiap 100.000 penduduk di Indonesia terjangkit demam berdarah setiap tahun sejak 2010. Secara keseluruhan, jumlah kematian akibat demam berdarah di Indonesia sudah bisa dikurangi. 

Penyakit Demam Berdarah merupakan penyakit infeksi. Penyebab ini menyebabkan kesakitan dan kematian terbanyak (sebanyak 22.000 orang, terutama anak-anak) di negara tropis dan subtropis (40% populasi dunia hidup di sini). Sampai saat ini, vaksin masih dalam penelitian. Untuk kejadian demam berdarah yang parah jumlah < 1% - 10%.

Virus Dengue awalnya ada pada monyet. Kemudian sekitar 100-800 tahun yang lalu berpindah kepada manusia. Kemudian, Perang Dunia II menyebarkan nyamuk Aedes ke seluruh dunia.

Saat ini demam berdarah disebarkan oleh nyamuk Aedes sp.. Yang terbanyak adalah jenis Aedes aegypti (juga yang terdapat di Indonesia)dan diikuti oleh Aedes Albopictus. Nyamuk betina bisa bertelur lima kali seumur hidupnya. Telur-telur tersebut dapat bertahan berbulan-bulan di air. Sementara manusia adalah makhluk pilihan yang digigit.

Nyamuk Jantan
Nyamuk Betina




Seseorang yang AKAN sakit demam berdarah digigigit oleh nyamuk. Kemudian, virus berkembang dalam tubuh nyamuk selama 8-12 hari, kemudian virus siap ditularkan dalam ludah nyamuk. Nyamuk yang membawa virus tersebut menggigit orang sehat. Nyamuk tersebut terus dapat menularkan sampai dia mati (beberapa hari sampai dengan minggu). Pada kasus yang sangat jarang, organ yang didonorkan dapat menularkan virus demam berdarah, demikian juga ibu hamil dapat menularkannya pada bayi dalam kandungan.

Nyamuk tersebut terus dapat menularkan sampai dia mati (beberapa hari sampai dengan minggu). Pada kasus yang sangat jarang, organ yang didonorkan dapat menularkan virus demam berdarah, demikian juga ibu hamil dapat menularkannya pada bayi dalam kandungan.